Ambon, suaranusaina.com
Gubernur
Maluku, Said Assagaff pada acara Peringatan HUT Provinsi Maluku ke-69 di pelataran
Kantor Gubernur Maluku Selasa (19/08) mengatakan dari semua program-program
kerja yang telah dicapai, justru program pengentasan kemiskinanlah yang menjadi
prioritas utama dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.
Demikian
antara lain keterangan Gubernur Maluku Ir Said Assagaff kepada wartawan usai memimpin
Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT Provinsi Maluku ke-69.
Dikatakannya,
awalnya masyarakat Provinsi Maluku pernah lebih dari 50 persen miskin namun,
sejalan dengan perkembangan dan berbagai keberhasilan yang diraih oleh Pemerintah
Provinsi Maluku maka angka kemiskinan yang ada di Maluku telah berhasil ditekan
hingga mencapai 19 persen.
Assagaff
mengatakan bahwa dirinya sangat tahu betul bahwa awalnya Maluku pernah lebih
dari 50 persen masyarakatnya miskin, tetapi dengan berbagai keberhasilan yang
dicapai oleh pemerintah sampai dengan hari ini, ternyata angka kemiskinan dapat
ditekan hingga tinggal 19 persen. Itu berarti keberhasilan pemerintahan dari
tahun ke tahun sudah bisa mengangkat pendapatan masyarakat yang ada di Maluku
ini.
Dalam
masa kepemimpinannya Assagaf menargetkan angka kemiskinan ini bisa terus
ditekan hingga mencapai 11-10 persen.
“Kalau
dari gubernur ke gubernur yang memimpin Provinsi Maluku ini, angka kemiskinan
terus ditekan. Seperti, kemarin itu kan mantan Gubernur Maluku yakni, Pak karel
bisa menekan sampai dengan 10 persen,”ungkap Assagaf.
Assagaf
mengharapkan , hal yang sama juga akan terus dilakukan oleh gubernur-gubernur
Maluku yang berikutnya, hingga angka kemiskinan di Maluku benar-benar dapat
dituntaskan, oleh karena itu semua hal harus dilakukan demi untuk menekan angka kemiskinan contohnya,
lapangan kerja dibuka dan sehingga semua dapat beraktifitas dan masyarakat juga
sudah memiliki pendapatan sendiri, semoga 10 tahun kedepan, masyarakat Maluku
sebagian besar sudah sejahtera, Saya berharap untuk gubernur-gubernur yang
berikutnya juga dapat melakukan hal yang sama dalam mengentaskan angka
kemiskinan di Maluku. (SNI-02)
Posting Komentar