Ekonomi

Ini Modus Pembobolan ATM yang Beredar lewat BBM

 Ambon, suaranusaina.com — Terkait dengan beredarnya pesan di Blackberry Messenger (BBM), dan aplikasi Whatsapp yang berisi info imbauan terhadap modus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, belum ada pelapor yang mengadukan kejadian seperti itu.

"Sumber info BBM tersebut tidak jelas, dan belum ada yang melaporkan kejadian itu. Namun, masyarakat harus tetap waspada," ujar Rikwanto kepada suaranusaina.com, Selasa (13/5/2014).

Dalam pesan yang disebarkan melalui BBM, tertulis imbauan bahwa jika pada mesin ATM tertera nomor call center yang bukan bersumber dari nomor resmi bank, maka nasabah sebaiknya membatalkan penarikan pada mesin ATM tersebut.

Selain itu, terdapat gambar yang menunjukkan kronologi proses penipuan pada nasabah bank. Pelaku diduga menggunakan batang korek api untuk mengganjal kartu ATM.

Lebih dari itu, Rikwanto menjelaskan dua modus yang biasa dilakukan oleh pembobol ATM. Pertama, pelaku mengganjal lubang kartu ATM sehingga kartu tidak bisa masuk atau tersangkut di lubang tersebut.

Setelahnya, di mesin ATM atau di dinding ruang ATM, tertera nomor pengaduan (ditempel oleh pelaku) yang harus dihubungi oleh nasabah. Setelah dihubungi, pelaku datang dan berpura-pura membantu dengan meminta nomor PIN korban. Pelaku kemudian menguras seluruh isi rekening korban.

Modus yang kedua, menurut Rikwanto, tidak jauh berbeda dengan yang pertama. Namun pada modus ini, pelaku tidak datang langsung ke TKP. Pelaku cukup memberikan petunjuk lewat ponsel sehingga korban sama sekali tidak menyadari bahwa dia sedang ditipu. (web)

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Suara Nusa Ina - All Rights Reserved
Design by Gusti Putu Adnyana Powered by idblogsite.com