Ambon,
suaranusaina.com
Sekretaris
Daerah Provinsi Maluku Nn. Roos Far-far dalam arahannya pada acara pembukaan
sampul ujian Nasional Di SMP N 6 Ambon Senin, 05/05 mengatakan , anak-anak
pasti sudah meyiapkan diri selama tiga tahun belajar dan hari ini adalah
merupakan hari terakhir penentuan kegiatan belajar mengajar selama tiga tahun
tersebut.
Dikatakannya
para guru telah memberikan yang terbaik buat anak-anak selama tiga tahun dan
bukan saja pengatuan yang sudah diberikan selama ini tetapi orang tua juga
telah melakukan pembinaan bersama para guru , dengan doa kepada Tuhan Allah
Yang Maha Kuasa semoga anak-anak dapat menempuh ujian ini dengan baik.
Far-far
mengharapkan kepada peserta ujian untuk tidak tegang tetapi bersantailah,
anggaplah ujian ini seperti anak-anak mengikuti pelajaran tiap hari sehingga
tidak memnuat adik-adik gugup dalam melakukan ujian ini.
Far-far
juga mengingatkan kepada peserta ujian untuk selalu memanjatkan doa kepada
Allah supaya diberikan kekuatan, kecerdasan , kecapakan pengetahuan dari Tuhan
sehingga dapat membaca soal-soal ujian dengan baik setelah waktu yang
ditetapkan oleh pengawas , janganlah tergesa-gesa dan tergopoh-gopoh tetapi
perhatikanlah waktunya sehingga tidak terlambat dalam penyelesaian soal-soal
ujian.
Akhirnya
far-far mengingatkan peserta ujian juga untuk tidak menanggapi segala macam
isyu yang berkembang, baik itu tentang soal-soal yang bocor ataupun hal-hal
yang lainnya.
Sementara
itu kepala sekolah drs. J Mahulette dalam laporannya mengatakan jumlah peserta
Ujian Nasional Tahun 2014 sebanyak 392 orang peserta ujian sedangkan SMP
terbuka 47 orang sedangkan untuk kelas
Akselerasi ada 25 peserta, ruang ujian untuk peserta ujian ada 20 ruang Ujian,
akselerasi satu ruang dan sisa peserta ujian akselerasi bergabung dengan siswa
reguler sedangkan SMP Terbuka ada tiga ruang.
Mahulette
berharap untuk ujian tahun 2014 ini siswanya bisa lulus seratus persen sesuai
dengan hasil try out I dan II yang sudah dilakukan dan juga bimbingan-bimbingan
belajar tetapi berpulang kepada anak itu sendiri.
Mahulette
mengatakan untuk pengawasan ujian ini dilakukan pengawasan silang bersama dari
sub rayon dengan SMP N 1 Ambon, SMP Xaverius Ambon, dan SMP Pertiwi serta SMP Terbuka itu sendiri. (SNI-01)